Tuesday, December 3, 2013

Belajar dari 4 Prinsip Steve Jobs

steve_jobs_ipod


Steven Paul Jobs, demikian nama lengkapnya, lahir di San Francisco, Amerika Serikat, 25 Februari 1955 - meninggal di Palo Alto, California, Amerika Serikat, 5 Oktober 2011 pada umur 56 tahun) adalah seorang tokoh bisnis dan penemu Amerika Serikat. Ia adalah pendiri, ketua, dan mantan CEO Apple Inc.

Steve Jobs, selain meninggalkan salah satu raksasa IT Dunia, juga meninggalkan beberapa prinsip hidup yang mampu membuat dirinya menjadi panutan banyak orang di Dunia. Sahabat mau tau 4 Prinsip hidup dari boss Apple tersebut? Check this out..



# Jangan Menunggu

Jobs muda, selalu tak sabar dengan hal-hal menggairahkan yang ia lakukan. Saat ia masih merintis komputer Apple pertama kali, dan ia tak memiliki kecukupan untuk membuatnya, Jobs akan mencari cara untuk membuat hal menjadi nyata lewat sumbernya. Masa itu Jobs mencari Bill Hewlett, penemu dari Hewleet Packard (HP), di buku telefon, dan menelponnya untuk meminta bantuan.

# Jadi Diri Sendiri

Jobs selalu sibuk untuk menjadi dirinya sendiri. Dan tak pernah sekalipun meniru untuk menjadi orang lain, bahkan terpikirkan saja tidak. Malah kebalikan, orang-orang lah yang ingin menjadi sepertinya, meniru karya-karyanya. Dikatakan oleh Mike Markkula, pimpinan Apple pertama kali, Jobs terkadang merendam sepatunya yang kotor di toilet agar tak terlihat kotor saat rapat. “Belum tentu kami mau melakukan hal seperti itu,” kata Markkula.

# Eksplorasi Keajaiban

Jobs adalah pengelana. Ia adalah pengelana ilmu pengetahuan yang selalu lapar akan keingintahuan, dan selalu menganggap dirinya bodoh. Seperti empat kata singkat yang menggema tiada henti hingga hari ini, “Tetap lapar, dan tetap bodoh.” Terus lapar agar selalu menginginkan pengetahuna, dan tetap bodoh agar terus belajar.

# Hidup untuk Hari Ini

Bahkan ketika Steve Jobs sedang berjuang melawan kanker yang dideritanya, ia tetap melakukan hal-hal yang bisa ia kerjakan untuk hari itu. Bahkan penyakitnya malah dijadikan sebagai alasan untuk tetap fokus bekerja. “Jika mengingat bahwa saya akan mati dalam waktu dekat, itu adalah alasan penting bagi saya untuk membuat keputusan besar selama hidup saya,” kata Jobs dalam kutipannya. Ia juga mengatakan, “Mengingat hal tentang kematian dirimu adalah cara terbaik untuk menghindari jebakan yang membuatmu berpikir kau kehilangan sesuatu dalam hidup. Kau sudah telanjang. Tak ada lagi alasan untuk mengikuti apa kata hatimu.”

Courtesy : Ngomel dan Wikipedia

Share this

0 Comment to "Belajar dari 4 Prinsip Steve Jobs"

Post a Comment