Wednesday, December 25, 2013

Google Ingin "Rebut" Pengguna Office dari Microsoft

Google Bantu Pengembangan UKM di Indonesia

KOMPAS.com - Sebagian besar atau sekitar 96 persen pemasukan Google berasal dari iklan. Hanya sekitar 4 persen yang berasal dari produk-produk enterprise. Tapi kini keadaan tersebut sedang coba diubah oleh raksasa internet itu. Tak tanggung-tanggung, dengan rangkaian aplikasi dan jasa cloud miliknya yang diklaim bisa menghemat ongkos perusahaan, Google menargetkan bakal "mengkonversi" sebagian besar pengguna produk saingan, Microsoft Office.

"Tujuan kami adalah mengalihkan 90 persen pengguna yang sebenarnya tak membutuhkan seluruh fitur tingkat lanjut dari Office," ujar kepala unit Enterprise Google Amit Singh seperti dikutip dari AllThingsD.

Dulu, pada 2011, Google kesulitan menawarkan jasa pada perusahaan-perusahaan besar. Perusahaan ini menyerah dalam tender penyediaan perangkat lunak untuk Toyota, yang berakhir dengan kemenangan Office 365 dari Microsoft.

Kini, menjelang akhir 2012, menurut Singh hal tersebut telah berubah. "Inilah tahun di mana kami menembus batasan dan bisa merengkuh pelanggan berskala besar," katanya.

Tahun ini, Google memang menerapkan sejumlah peningkatan pada tawaran produk-produk enterprise miliknya. Google, antara lain, meluncurkan jasa cloud computing Compute Engine yang langsung menyasar layanan serupa dari Amazon dan Microsoft Azure.

Google juga meluncurkan Drive, yang memungkinkan pengguna Google Apps menyimpan dokumen dalam jaringan cloud sehingga bisa diakses dari manapun dan menggunakan perangkat apa saja.

Lalu ada juga perangkat Google Chromebook dan Chromebox yang merupakan komputer yang sepenuhnya terhubung dengan layanan cloud perusahaan itu.

Mengenai peluang perusahaannya mencapai target yang relatif ambisius itu, Singh menyatakan bahwa pihaknya merasa optimis. "Kami tahu celah-celah yang ada antara fitur kami dan mereka. Kami melakukan peningkatan tiap minggu. Target 90 persen itu pasti tercapai," tandas Singh.

Share this

0 Comment to "Google Ingin "Rebut" Pengguna Office dari Microsoft"

Post a Comment