Thursday, December 5, 2013

I have a Dream, I’ll Make it Real, Nge-blog aja!

blogger

Dreams, passion, dan positive thinking. Bagi saya tiga hal inilah yang menginspirasi leonisecret.com.

Blog ini ada bukan dengan alasan ‘iseng’. I made this blog with purpose. Leonisecret.com terlahir untuk mencurahkan impian dan passion saya dalam bentuk tulisan, sekaligus mewujudkannya.

Leonisecret.com lahir tanggal 1 April 2009. Saat itu saya telah memutuskan untuk menjadi freelancer writer, meninggalkan profesi sebagai seorang sekretaris yang sama sekali bukan passion saya. Saya lulusan S1 Akuntansi, tapi saya lebih suka belajar buku-buku komunikasi, marketing communication dan public relations, atau ikut seminar-seminar yang membahas bidang itu.

Impian saya adalah sebagai Public Relations. So, tanpa gelar yang sesuai, bagaimana saya meyakinkan orang lain?

Lanjutkan S2 Komunikasi adalah busurnya. Blog, adalah anak panah untuk wujudkan ‘mission impossible’ itu. Saya tulis artikel-artikel tentang komunikasi secara umum dan markom, sambil sesekali saya menulis topic santai untuk ‘bernafas’. Dengan tag line ‘Inspiring Secret To Brand Your Self’, so tulisan saya tetap dalam koridor ‘inspiring’ meski gaya bahasanya terkadang sangat santai. Saya suka sharing ilmu dan pengetahuan yang saya pelajari. Thanks to my Acer yang menemani hari-hari saya untuk ber-social media dan mewujudkan impian.

Branding myself as leonisecret. Personal branding, itulah yang saya lakukan melalui blog dan social media lainnya. Bulan ke-2 saya mulai mengenal komunitas blogger Jakarta. Bulan ke-4 banyak orang mulai mengenal saya, selain sebagai blogger juga sebagai penggerak aksi sosial Indonesia Unite. Diam-diam saya pernah memiliki impian untuk menggerakkan CSR suatu perusahaan. Love to help the poor. So, here I am.

Bulan ke-8 , berbagai tawaran pekerjaan pun antri. See, bukan saya yang melamar, tetapi mereka yang melamar. Bulan ke-10 pun berhasil menggapai impian dasar, sebagai Public Relations Manager salah satu perusahaan brand communication.

Tidak hanya itu, saya juga menjadi influencer bagi brand-brand yang memanfaatkan social media sebagai media kampanyenya. Saya tidak memakai adsense untuk menghasilkan pendapatan melalui blog, tetapi personal branding lah yang membuat berhasil.

 

Apa sih kunci keberhasilan itu?

1. Find your strength and passion!

Temukan apa yang menjadi keahlian dan yang membuat kita bergairah, bersemangat melakukan sesuatu yang positif.

Personal branding mampu memperlihatkan keistimewaan dan keunggulan kita dalam bidang tertentu. Personal branding adalah cerminan dari kemampuanmu, keunggulanmu, serta reputasimu. So, carilah apa yang menjadi bakat, minat, atau keahlianmu. Bisa dimulai dari mengingat penghargaan-penghargaan yang pernah kamu dapat mungkin? atau bidang yang sedang kamu tekuni?

2. Confident

Beda orang yang sukses dan tidak adalah berawal dari kepercayaan diri. Percayalah dengan kemampuanmu!

Percayalah, bahwa kita tidak perlu harus mengenal anggota suatu komunitas sebelumnya, untuk memasuki sebuah komunitas baru! Datangi mereka, dan perkenalkan diri kita, jangan menunggu dijemput!

3. Learn more and more!

Saya suka belajar dari orang-orang yang berhasil atau pun..yang gagal, at least membuat kita mengambil pelajaran dari kegagalannya. Kembangkan terus kemampuan kita, baik dalam ilmu yang kita geluti, maupun dalam berkomunikasi. Komunikasi? Yaa..karena itu inti dari pengembangan networking, bukan?

4. Don’t forget your off line world!

Salah satu tokoh mengatakan kepada saya “Biasanya blogger hebat di on line, tetapi begitu acara off line, mereka kurang bisa bersosialisasi”.

Wah, jangan sampai ada pernyataan itu lagi ya..Buktikan bahwa blogger juga hebat di off line!

Percuma hebat di on line, tetapi kurang bisa komunikasi ke masyarakat, karena semua ilmu kita pada akhirnya kita dedikasikan untuk masyarakat.

5. Be Public relations of your self

Kalau bukan kita yang memulai mempromosikan diri kita, bagaimana orang lain akan mengetahui keahlian kita?

Namun jangan terjebak pada satu komunitas! Jadilah public relation bagi diri kita. Perkenalkan diri kepada komunitas yang lain, ikutlah dalam kegiatan off line mereka. Manfaatkan word of mouth (WOM), karena WOM sangat efektif untuk memasarkan diri. Then u’r gonna be everywhere!

6. Be Unique, be different, be skilled?

Percayalah bahwa setiap orang itu unik. Keunikan itu menjadi modal dasar membangun personal brand yang kuat. Kembangkan keunikan itu secara tepat, maka kita akan terlihat otentik, berbeda dengan yang lain dan menjadi menarik.

Bila kita masih kesulitan menemukan keunikan kita, tidak ada jalan yang lebih ampuh dalam mempromosikan personal brandingmu , selain dengan menunjukkan dirimu adalah seorang ahli di bidangmu. Misalnya, dengan menulis artikel yang menunjukkan pengetahuan yang luas dalam bidang yang kamu tekuni.

7. Be honest and build the positive one

Tidak harus punya bakat dan keahlian. Karakter kita bisa menjadi tool kita. Bangun brand yang membuat kita dikenal sebagai orang yang terbuka, ramah, dan suka membantu, misalnya. Kita tidak ingin dikenal dengan karakter yang buruk, bukan?

Tentu saja ini harus dilakukan dengan tulus dan jujur, karena bila kita memaksakan diri untuk me-make up kepribadian kita, cepat atau lambat orang juga akan mengetahuinya.

Personal branding adalah bagaimana kita bahagia dengan diri kita. Fokus pada bahagia dalam membantu orang lain dan yakinlah kamu akan membangun personal brand yang positif. Jujurlah pada diri kita dan komunitas kita, be consistent!

8. Grab your chance and challenge!

Satu yang penting dalam membangun personal brand adalah berani mengambil berbagai peluang dan tantangan. Ada tantangan tentu harus berani ambil resikonya. Resiko? Di awal membangun personal brand akan dibutuhkan banyak waktu untuk berkonsentrasi pada bidang yang kita minati atau karakter yang kita bangun. Sebagian harus mengorbankan profesi awalnya dan 100% terjun ke bidang yang diminatinya, jika brand yang diinginkan berkaitan dengan suatu keahlian tertentu.

9. Don’t Wait!

Mulailah membangun personal brandmu sekarang juga. Jangan ditunda lagi. Tentu saja membangun personal brand bukan hal mudah. Tidak pula instan. Dibutuhkan kerja keras, pembelajaran, dan hasrat untuk menjalaninya. Yang pasti butuh ketelatenan yang luar biasa. Semakin dini membangun personal brand semakin bagus, bukan?

10. Share It!

Suatu personal brand diciptakan untuk dibagi, bukan untuk ditimbun.Ini adalah asset yang akan

semakin berkembang bila makin banyak digunakan, terutama untuk menolong komunitasmu. Semakin banyak digunakan untuk membantu, maka akan semakin kuat brand itu dan semakin dikenal.

11. Be patient!

Tidak ada keberhasilan instant! Di antara banyaknya kompetisi bakat yang bisa membuat orang jadi beken dengan instantnya, sepertinya kita perlu tanamkan pengertian bahwa tidak ada keberhasilan instant. Semua butuh ketekunan, ketelatenan, dan kerja keras. Pemenang kompetisi bakat di TV pun akan cepat tenggelam bila tidak pandai-pandai mempertahankan reputasi dan meningkatkan bakatnya.

12. Be CEO of yourself!

You are the CEO of your self. How come? Karena kita pribadilah yang mampu mengembangkan dan mempertahankan personal branding itu. Segala reputasi, citra dari personal brand ini bergantung dari diri kita. Kendali ada pada kita. Kita adalah pelaku, creator, pengembang, public relation, dan marketing officer bagi personal brand kita.

Sudah bukan jamannya lagi kita menanyakan, “Siapa yang kita kenal?”

Sekarang adalah saatnya kita bertanya, “ Siapa yang mengenal kita?”

So, build your personal brand, then let them say..hey..I know You!

Courtesy : Friends of Acer

Written by Leonita Julian


Kita akan menjadi apa yang kita lakukan.
Maka lakukanlah sesuatu yang penting


Kita akan menjadi apa yang kita pikirkan.


Maka berpikirlah yang indah

Share this

0 Comment to "I have a Dream, I’ll Make it Real, Nge-blog aja!"

Post a Comment