Monday, January 13, 2014

Orasi Ilmiah : Inovasi Molekuler untuk Mendukung Industri Perikanan yang Ramah Lingkungan

Dr. Ir. Uun Yanuhar, MS
Dr. Ir. Uun Yanuhar, MS


Ikan kerapu (Family Serranidae) sebagai produk unggulan tersebar luas di perairan tropis dan sub tropis, dan menjadi makanan laut favorit, termasuk di Indonesia. Ikan ini juga merupakan komoditi primadona perikanan dan kelautan hingga dua puluh tahun mendatang. Kondisi ini berdampak pada adanya lapangan kerja baru hingga ekspliotasi secara intensif. Dibutuhkan inovasi untuk peningkatan komoditas ikan kerapu yang sehat dan ramah lingkungan.

Inilah yang disampaikan oleh Dr. Ir. Uun Yanuhar, MS, Doktor sekaligus dosen Manajemen Sumber Daya Perikanan, Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya. Pidato ini disampaikan dalam Orasi Ilmiah dalam rangka Rapat Terbuka Senat Dies Natalis UB ke 51 di Samanta Krida (5/1).

Menurut Uun, kemajuan bidang molekuler mengharuskan peneliti dan praktisi untuk menghasilkan system pengelolaan kesehatan ikan dengan intensif. "Pengelolaan kesehatan secara modern juga dibutuhjan untuk menghasilkan peningkatan produksi komoditas ikan kerapu", ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa upaya peningkatan status kesehatan ikan melalui molekul hasil sintesa biologi dalam perikanan budidaya masih sangat sedikit. "Namun demikian upaya eksploitasi sumber-sumber produk biosintesis, seperti senyawa sejenis antibiotic, enzyme sebagai extra celluler product dan antioksidan masih sangat berpeluang untuk di eksplorasi", jelasnya.

"Kita harus optimis bahwa dengan penguasaan ilmu pengetahuan serta inovasi dan teknologi molekuler yang telah dikembangkan akan mampu menjadikan kondisi geografis negeri menjadi sumber daya perikanan yang sehat dan menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat", pungkasnya.

Uun Yanuhar adalah Doktor bidang Biologi Molekuler Sel dan Bioteknolog Perikanan dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya. Beberapa karya ilmiah yang telah disusun antara lain The development of cell culture for production monoclonal antibody for tool diagnostic for infectious diseases. (International Forum For Biotechnology. IPB. Bogor. 2008) dan The role of Protein Haemaglutinin as Adhesin Molecule of Fimbriae  Vibrio alginolyticus That Recognized by Receptor Membrane Protein of Intestinal Cromileptes altivelis Within Pathomechanism Infection of Vibriosis (International seminar management strategy of animal health.Unair. Surabaya. 2008)

Share this

0 Comment to "Orasi Ilmiah : Inovasi Molekuler untuk Mendukung Industri Perikanan yang Ramah Lingkungan"

Post a Comment