Tuesday, February 4, 2014

Menyongsong Pemilihan Rektor UB 2014-2018

Panitia Pilrek UB 2014 berkantor di Ruang Sidang I Gedung Rektorat lantai 6


Panitia Pilrek UB 2014 berkantor di Ruang Sidang I Gedung Rektorat lantai 6


Universitas Brawijaya (UB) tengah menyongsong Pemilihan Rektor untuk masa kepemimpinan 2014-2018. Hal ini sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Rektor UB periode 2010-2014 pada 8 Juni 2014. Ketua Panitia Pilrek 2014-2018, Prof. Ir. Simon B. Widjanarko, M.App.Sc, PhD menyampaikan, 5 bulan sebelum berakhir masa jabatan, rangkaian proses pilrek harus dimulai. Hal ini menurutnya sesuai dengan Permendikbud Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi yang Diselenggarakan oleh Pemerintah.

Sesuai aturan tersebut pula, di UB rangkaian pilrek meliputi 3 tahapan yakni penjaringan, penyaringan dan pemilihan. Proses penjaringan dilakukan di 15 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Fakultas dan Kantor Pusat. Sebanyak 2022 orang yang dinyatakan memiliki hak suara meliputi dosen (PNS dan non PNS); Kepala Biro, Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian di fakultas dan kantor pusat serta wakil mahasiswa yakni Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat universitas dan fakultas.

Selanjutnya, tahap penyaringan dilakukan oleh 157 senat universitas. 157 senat juga memiliki hak suara pada tahap pemilihan. Komposisi suara senat pada tahap ini adalah 65% dan selebihnya (35%) adalah suara Menteri atau yang mewakili.

Dengan pilrek sebelumnya, Simon menjelaskan paling tidak ada tiga hal yang membedakan yakni adanya tahap penjaringan, adanya suara menteri dan ada pakta integritas. "Pakta integritas ini bagian penting dalam penilaian karakter individu maupun proses pemilihan kandidat sebagai Rektor UB," kata Simon. Jika di kemudian hari diketahui terjadi pelanggaran, maka menurutnya bisa diturunkan dari jabatan Rektor. Pakta integritas ini penting sebagai upaya awal agar empat tahun kedepan UB memiliki pemimpin yang amanah dan jujur.

Apalagi, Simon menambahkan, pada masa mendatang Rektor tidak otomatis menjabat sebagai Ketua Senat. "Ketua Senat akan dilakukan pemilihan secara terpisah," katanya.

Sesuai dengan motto "UB Memilih Yang Amanah dan Berkualitas", maka Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian ini memiliki himbauan khusus kepada sivitas akademika. Kepada sivitas ia berpesan, "suara Anda menentukan masa depan UB empat tahun kedepan. Mari berpartisipasi sesuai dengan motto yakni memilih yang amanah dan berkualitas".

Kepada kandidat, Simon juga berpesan, "lakukan cara-cara pencitraan diri dengan sopan santun dan tidak melakukan black campaign". Selain itu, dirinya juga mengingatkan lagi penandatanganan pakta integritas.

Informasi lebih jauh terkait Pemilihan Rektor UB 2014-2018 bisa diperoleh di sini.

Courtesy : Prasetya UB

Share this

0 Comment to "Menyongsong Pemilihan Rektor UB 2014-2018"

Post a Comment