Saturday, May 31, 2014

Katakan SELAMAT TINGGAL untuk Lagu Galau

lagu galau

Tulisan ini terinspirasi ketika salah seorang kakak datang ke tempat saya untuk berbagi ilmunya, pada saat itu ada seorang teman yang sedang menyalakan netbook dan memutar lagu salah satu band Indonesia yang bisa dikatakan tidak sedikit lagunya itu bertemakan galau. Beliau menyarankan untuk menghapus lagu-lagu seperti itu dan menggantinya dengan hal-hal yang lebih bermanfaat lainnya, karena lagu galau hanya akan melemahkan hati. (intinya seperti itu, sedikit lupa kalimat redaksinya). Hehe

Musik memang menjadi sebuah media ekspresif kepribadian seseorang yang cukup mendalam. Kita tahu bahwa kepribadian seseorang itu salah satunya dipengaruhi oleh apa yang dia dengar, maka dari itu ketika kita mendengarkan sebuah musik maka emosi kita dapat terpengaruhi dengan mudah oleh alunan nada pada musik tersebut.

Dalam kehidupan saat ini, begitu banyak sekali lagu-lagu yang bermunculan dengan segala keanekaragamannya, dan salah satu yang menjadi tren masa kini adalah lagu galau. Mulai dari yang muda, tua, kaya, miskin, bahkan tidak bisa di pungkiri lagi bahwa anak-anak saja sudah banyak yang mengkonsumsi lagu-lagu galau ini. Miris memang, tapi inilah kenyataannya.

Lagu galau ini kita katakan lagu yang lyricnya cengeng atau loyo (perhatikan saja setiap lyricnya). Jika kita terlalu sering mendengarkan lagu-lagu tersebut maka akan membuat kita merasa pesimis dan selalu mengingatkan kepada kejadian buruk kita. Karena tak ayal ketika seseorang mengalami suatu kejadian yang sedang melandanya, dia mencari lagu yang pas dengan peristiwa itu dan saat mendengarkannya kemudian mengatakan ini GUE BANGET, inilah sebenarnya hal-hal yang tidak baik. Karena dengan dia mengatakan seperti itu maka dia akan mengulang-ulang lagu tersebut (mungkin bisa sampai hafal dan begitu menghayati setiap lyricnya) dan akan terpatri di dalam hatinya sehingga dapat melemahkan hati itu sendiri.

Otak manusia itu terbagi atas alam sadar (conscious mind) dan alam bawah sadar (unconscious mind). Dalam ilmu Psikologi bahwa alam bawah sadar memiliki peran sebanyak 80% untuk mempengaruhi perilaku keseharian manusia, sedangkan alam sadar hanya 20% saja, cukup jauh sekali perbedaannya. Alam bawah sadar itu merupakan kondisi-kondisi refleks manusia yang dibentuk atas kebiasaan sehari-hari yang dilakukan berulang-ulang, sehingga dalam diri kita lebih banyak dipengaruhi oleh alam bawah sadar.

Mengapa meskipun kita tidak terlalu suka dengan lagu-lagu cengeng itu, tapi ternyata bisa dengan cepat menghafal lyricnya. Hal tersebut dikarenakan lyric-lyric itu dapat menyentuh perasaan, menyentuh sisi emosional sehingga sangat cepat mudah masuk ke alam bawah sadar. Yang parah adalah, semakin kita sering mendengarkan lagu galau maka semakin kita menjadi pribadi yang rapuh dan rentan terluka. Karena secara ilmiah, mendengarkan lagu-lagu “cengeng” tersebut dapat mengurangi produksi hormon serotonin dalam otak kita, sehingga mengakibatkan diri kita menjadi sedih dan membuat kita depresi yang akibatnya hidup menjadi tidak bersemangat, gampang letih, lesu, loyo, dan lain sebagainya. Jadi hati-hati dengan lagu galau yah.. hehe

Sebaiknya saran saya segera hapus lagu-lagu galau yang Anda punya, baik itu di HP, Notebook, Netbook, atau MP3 dan kurangi mendengarkan radio atau televisi yang lagunya berbau galau (cengeng). Karena hal itu hanya akan menjerumuskan kita sehingga kita berkepribadian rapuh, mellow, rentan terluka, dan hanya berfokus pada cinta. Sudahlah jangan melukai diri sendiri, saatnya MOVE ON. Karena alangkah indahnya jika hidup ini kita isi dengan keceriaan, penuh semangat, melambungkan cita-cita dan menggapainya.

Katakan saja, SELAMAT TINGGAL LAGU-LAGU GALAU. hehe


Courtesy : Sebuah Kisah Klasik

Share this

0 Comment to "Katakan SELAMAT TINGGAL untuk Lagu Galau"

Post a Comment