Tuesday, September 16, 2014

Jusuf Kalla: Setiap Kesulitan Adalah Kesempatan

Drs. Muhammad Jusuf Kalla

Drs. Muhammad Jusuf Kalla


Sebuah kampus  yang memiliki karakteristik  inovasi, kreatifitas, penelitian dan unit kegiatan mahasiswa, akan bermanfaat sebagai modal di masa depan. Karakteristik kampus itu sangat diperlukan dan untuk mencapainya , perlu ada dedikasi seluruh sivitas akademika  dan kelengkapan fasilitas kampus. Sementara mutu alumni, juga akan berpengaruh terhadap warna kehidupan di masyarakat. Demikian sebagaimana disampaikan Drs. Muhammad Jusuf Kalla di hadapan Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Brawijaya(UB) dalam rangka Open House Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2014, yang berlangsung pada Sabtu (13/9) di Lapangan Rektorat.

Jusuf kemudian menyampaikan, sebuah bangsa yang maju adalah bangsa yang selalu mempunyai beberapa syarat.  Syarat itu adalah semangat, manusia dan pemerintah yang baik.

“Tanpa semangat maka tidak akan maju. Sedangkan manusia  sebagai modal kedua, sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan.  Pendidikan dan manusia saling berkaitan, hal ini terlihat dari negara maju yang  tidak memiliki sumber daya alam tetapi bisa maju karena mutu pendidikannya. Contohnya Jepang dan Korea. Mereka bisa maju karena pendidikan, teknologi dan semangat bangsa,” tuturnya.

Sementara modal ketiga yaitu pemerintah, dikatakan Jusuf Kalla, sebuah negara yang pemerintahannya baik , dengan mutu sumber daya manusia yang baik, didukung oleh pendidikan dan memiliki semangat, akan tercipta negara maju.

“Itulah harapan kita semua. Saya dan Pak jokowi berjanji untuk memajukan pendidikan, kesejahteraan, ekonomi bangsa ini, dibantu dengan kemampuan yang Anda miliki. Karena universitas bukanlah sebuah museum yang selalu melihat masa lalu, tapi harus terus melihat masa depan,” ujarnya.

Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri memakaikan almamater UB pada Jusuf Kalla

Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri memakaikan almamater UB pada Jusuf Kalla


Jusuf Kalla kemudian memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus memperbaiki setiap kesulitan yang dihadapi. Karena menurutnya, setiap kesulitan adalah kesempatan. Saat Indonesia masih mengimpor gula dan beras,  berarti hal ini merupakan kesempatan sivitas akademika untuk meneliti  bagaimana bisa menemukan bibit tebu yang lebih baik.

“Kesulitan bangsa ini adalah kesempatan Anda untuk berinovasi dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Saya mengharapkan tugas Anda adalah belajar, belajar, dan belajar serta terus berinovasi. Jangan berharap pada orang lain, tapi berharaplah pada diri sendiri untuk membangun masa depan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri memakaikan almamater UB kepada Jusuf Kalla. Dan Jusuf Kalla, menyatakan bangga telah menjadi bagian dari sivitas akademika UB.

Courtesy : Prasetya UB

Share this

0 Comment to "Jusuf Kalla: Setiap Kesulitan Adalah Kesempatan"

Post a Comment